Agen Lama Radar Prancis Bag2

Langkah Thales memilih CITAC, kata perwira itu, tak lepas dari peran sejumlah pensiunan TNI Angkatan Udara. Menurut dia, perusahaan tersebut ”menampung” mantan pejabat itu guna melakukan lobi-lobi pengadaan radar di Indonesia. ”Sejak itu, Thales selalu berjaya dalam setiap pengadaan radar,” ujarnya. Perusahaan itu membawa radar tipe Thomson ke Indonesia pada 1980-an. Di antaranya yang sekarang dipasang di Lhokseumawe dan Ranai.

Radar di Lhokseumawe, Aceh, bertipe Thomson TRS 2215 R buatan tahun 1983. Tipe yang sama digunakan di Pulau Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, dan dipakai sejak Agustus 1980. Selain di Lhokseumawe dan Ranai, CITAC mengegolkan radar Thomson di Buraen, Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Tanjung Kait, Tangerang, Banten. Produk terakhir yang disuplai adalah lima unit Master T pada 2006-2012. Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Madya Hadiyan Sumintaatmadja membenarkan kabar tentang peran CITAC sebagai rekanan Thales sejak 1980-an. ”Saat itu kami mulai menggunakan radar Thomson. CITAC yang menyuplai,” kata mantan Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional ini. CITAC tercatat sebagai perseroan tertutup.

Dalam dokumen Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 3 Mei 2016, perusahaan itu hanya mencatatkan empat pengurus dan pemegang saham. Mereka adalah Yosmansyah sebagai direktur, Suwarno Siswojo sebagai komisaris utama, Ahmad Riyad sebagai direktur utama, dan W. Dian Suprapto sebagai komisaris. Direktur Utama CITAC Ahmad Riyad belum bisa dimintai komentar soal itu. Namun, pada Juni lalu, dia mengakui keterlibatan perusahaannya dalam tender radar pertahanan udara di Kementerian Pertahanan. ”Thales yang ikut tender, kami yang mendampingi,” ujarnya.

Menjaga Kesehatan Anak Dalam Bencana Asap Bag3

? Jika anak telah terpapar pajanan asap yang parah sampai membutuhkan masker, secepat mungkin bawa anak ke tempat yang terdapat udara lebih bersih. ? Ganti masker bila sudah kotor, ditandai dengan perubahan warna masker atau bernapas melalui masker terasa bertambah sulit.

Baca juga : tes toefl Jakarta

¦ Pemberian Obat dan Oksigen ? Obat yang dapat diberikan meliputi pemberian antiinfl amasi steroid dan pemberian bronkodilator (salbutamol). Pemberian obat–obat tersebut hanya atas indikasi medis dokter dan tidak digunakan dalam jangka panjang. ? Suplementasi oksigen menggunakan kanula nasal, masker, ataupun oksigen dalam kemasan, baik di dalam maupun di luar lingkungan rumah sakit, juga harus sesuai indikasi medis dokter.

? Apabila terdapat penyakit infeksi paru atau serangan asma berat, suplementasi oksigen temporer tidak memberikan manfaat yang optimal selama kualitas udara lingkungan masih buruk sehingga diperlukan penanganan penyakit dasar oleh dokter.

¦ Evakuasi

Evakuasi harus mempertimbangkan kadar paparan asap dibandingkan dengan berdiam di dalam ruangan. Jika dilakukan evakuasi, harus diorganisasi dengan baik agar dapat menghindari makin panjangnya waktu evakuasi serta meningkatnya paparan dari asap. Saat pelaksanaan evakuasi, harus disiapkan juga obat-obatan yang biasa digunakan oleh pasien dan keluarga paling tidak untuk 5 hari.

? Evakuasi ke penampungan berudara bersih (cleaner air shelter): ? Tempat-tempat umum, seperti: sekolah, aula, gedung olahraga, hotel, musala atau masjid, kantor, gedung ser baguna, dapat dipersiapkan menjadi tempat penampung an berudara bersih.

? Penampungan berudara bersih tersebut juga harus dilengkapi dengan sanitasi yang baik, penyediaan air bersih, sarana pembuangan, dan pengelolaan sampah.

? Teknologi pembuatan penampungan berudara bersih bisa ber dasarkan kemampuan lokal dengan cara menutup setiap ventilasi dengan plastik dan melengkapi ruangan dengan sistem penyaringan udara, seperti: air conditioner, air purifi er , atau air humidifi er.

? Evakuasi ke lokasi aman atas indikasi medis: ? Untuk anak dengan kebutuhan medis khusus, misalnya, suplementasi oksigen, ventilator, dan lainnya, evakuasi dilakukan ke lokasi aman yang memiliki kualitas udara baik.

? Anak yang telah dievakuasi ke cleaner air shelter, namun tidak menunjukkan perbaikan gejala atau bahkan memburuk dalam 5 hari, harus dievakuasi lanjutan ke lokasi yang lebih aman dengan kualitas udara baik.

Sumber : pascal-edu.com

Anda tahu tapi Anda meyakini dwikewarganegaraan tidak menjadi masalah di Indonesia?

Saya meyakini sebagai warga negara Indonesia. Saya memegang paspor Indonesia, berlaku aktif, dan legal.

Ketika Anda diminta Jokowi menjadi menteri, apakah Jokowi tahu Anda memiliki dwikewarganegaraan ini? Itu sudah saya jelaskan ke Menteri Hukum dan HAM. Silakan tanya beliau.

Anda dikenalkan kepada Presiden oleh Andi Wibowo, teman kuliah Anda yang juga sepupu Jokowi?

Pak Andi yang membawa saya ke Istana. Dia memang teman kuliah saya di ITB. Saya pernah ke rumah Andi di Solo. Kami juga sama kuliah di Amerika. Kami berdua sejak itu dekat. Saya terakhir bertemu dengan dia pada 1997. Sampai akhirnya setelah pertemuan pertama dengan Presiden, Andi menghubungi saya untuk datang ke Indonesia untuk kembali bertemu dengan Presiden.

Cake Gulung Abon Pedas ala Cafe Instagramable di Jakarta

Cake Gulung Abon Pedas ala Cafe Instagramable di Jakarta

Bahan: 100 gr tepung terigu protein sedang 30 gr gula pasir halus 60 gr minyak goreng 80 ml susu cair 4 btr kuning telur 4 btr putih telur 1/4 sdt garam 1/2 sdt cream of tartar 60 gr gula pasir Bahan Taburan (Aduk Rata): 100 gr abon ayam 1/2 sdt cabai bubuk

Bahan Olesan: 75 gr mayones 75 gr saus sambal

Cara Membuat Untuk 12 Potong : 1. Cake, ayak tepung terigu. Tambahkan gula pasir halus. Aduk rata. 2. Campur minyak goreng dan susu cair. Aduk rata. Tuang ke dalam adonan tepung terigu secara sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata. Tambahkan kuning telur. Aduk rata. Sisihkan. 3. Kocok putih telur, cream of tartar, dan garam hingga terlihat setengah mengembang. Tambahkan gula pasir secara sedikit demi sedikit sambil dikocok hingga adonan mengembang. 4. Tuang putih telur ke dalam adonan tepung terigu secara sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan perlahan. 5. Tuang ke dalam loyang 28×28 cm yang dialasi kertas roti, tanpa diolesi margarin. 6. Oven dengan suhu 170 derajat Celsius, 25 menit sampai matang. 7. Ambil selembar cake. Oleskan bahan olesan. Gulung. Padatkan. 8. Olesi permukaan cake dengan sedikit bahan olesan. Taburi bahan taburan.

Cake Kenari Kornet Untuk 24 potong

Bahan: 200 gr margarin 100 gr gula pasir 4 btr telur 180 gr tepung terigu protein sedang 20 gr maizena 1/2 sdt baking powder 75 gr kornet, sangrai sampai berbutir 25 gr kenari, iris panjang, untuk taburan

Cara Membuat: 1. Kocok margarin dan gula pasir 7 menit sampai lembut. 2. Tambahkan telur satu per satu, bergantian dengan sebagian tepung terigu, maizena, dan baking powder sambil diayak dan dikocok rata. 3. Masukkan semua sisa tepung terigu sambil diayak dan diaduk sampai rata. Tambahkan kornet. Aduk asal menyebar. 4. Tuang pada loyang ukuran 24x24x4 cm yang sudah diolesi margarin dan dialasi dengan kertas roti. Taburi kenari. 5. Oven dengan api bawah pada suhu 190 derajat Celsius, 30 menit hingga matang. 6. Potong-potong cake. Coret-coret cake dengan saus sambal dan mayones.

Sumber : stoica.id