4 Kesalahan Umum Orang Tua Ketika Memilih Tempat Tidur Bayi

Memiliki seorang buah hati adalah hal paling membahagiakan terutama bagi orang tua, untuk itu kita harus bisa menjaganya setiap saat, Orang tua pasti selalu menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya. terutama dengan selalu menyiapkan sarapan yang harus selalu di sediakan setiap pagi di atas meja makan mewah anda selain itu, mempersiapkan buku-buku dan anda harus mempersiapkan semua apa yang paling di inginkan oleh anak.

Setelah hadirnya anggota baru tentu semua berubah ,Hal itu sudah lumrah, sehingga wajar apabila semua orang tua mempersiapkan semua kebutuhan anak semaksimal mungkin. Salah satunya adalah tempat tidur bayi atau keranjang bayi. Sayangnya, masih belum banyak orang tua yang memahami poin-poin penting ketika memilih keranjang bayi.

Ingin tahu lebih lanjut? Mari disimak pembahasan lengkap berikut ini. Jangan sampai Anda melakukan kesalahan-kesalahan fatal.

Kesalahan Umum Orang Tua Ketika Memilih Tempat Tidur Bayi

  1. Menggunakan Keranjang Bekas

Pemakaian keranjang bayi memang bukan untuk jangka panjang, karena ketika bertumbuh besar maka tempat tidur bayi akan ditinggalkan. Untuk menghemat budget, biasanya orang tua menggunakan ranjang bekas dari anak pertama.

Alhasil, tempat tidur digunakan selama beberapa generasi oleh orang tua. Meskipun sepenuhnya tidak salah, namun orang tua lupa jika ketahanan dan kualitas tempat tidur tersebut sudah menurun. Ini tentu membahayakan bagi keselamatan bayi, sekaligus membuat mereka merasa kurang nyaman.

  • Mengabaikan Segi Keamanan

Sebagai orang tua, wajar apabila ingin membelikan berbagai macam barang menggemaskan dan lucu untuk buah hati mereka. Hal itu memang sah-sah saja, namun jangan pernah sekalipun mengabaikan segi keamannya.

Contohnya adalah memilih ranjang bayi yang memiliki jarak bilah rapat dan tidak terlalu besar. Sehingga, kepala bayi tidak dapat masuk ke antara bilah-bilah keranjang.

  • Memilih Material Besi

Penting untuk dipahami, bahwasannya ranjang yang aman untuk bayi adalah berbahan kayu atau stainless steel. Sebaiknya hindari penggunaan material besi karena berpotensi berkarat. Sehingga, bisa mengganggu kesehatan bayi, terlebih lagi kulit bayi tergolong sensitif.

Besi yang berkarat bisa menyebabkan luka atau infeksi.

  • Melupakan Keberadaan Pintu

Pemikiran sebagian besar orang tua adalah menghadirkan keranjang bayi yang nyaman sekaligus memberi kemudahan mereka. Sehingga, tidak sedikit yang memilih tipe keranjang bayi yang memiliki pintu dorong dan bisa dibuka hingga ke bagian bawah ranjang. 

Apabila pintu tidak terkunci dengan benar, bisa saja membuat bayi yang belajar merangkak terjatuh. Untuk menghindari hal semacam ini, alangkah baiknya Anda memilih keranjang bayi tanpa pintu atau boks bayi dengan pengamanan ganda.

Demikianlah empat kesalahan umum orang tua ketika memilih ranjang bayi, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *