Siapkan Biaya Pendidikan Anak Sejak Dini

Hasil survei “Prepared Parents” Nielsen menunjukkan, orangtua di Indonesia mengakui pendidikan untuk anak sangat penting dan patut diprioritaskan. Namun, hanya 12% yang telah menghitung dengan rinci biaya yang dibutuhkan untuk pendidikan anak mereka. Sementara, 64% lainnya tetap optimis dapat membiayai kebutuhan pendidikan anak-anak mereka walaupun tidak mengetahui jumlah yang harus di keluarkan nanti.

Baca juga : kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Berdasarkan perhitungan inflasi dan perkiraan kenaikan biaya pendidikan, setiap tahun biaya pendidikan akan naik 20%. Perandaiannya, biaya kuliah yang tahun ini sebesar Rp16 juta akan menjadi Rp454 juta dalam waktu 15 tahun. Apabila orangtua hanya bergantung pada tabung an pribadi untuk memenuhi biaya pendidikan anak, berbagai risiko tak terduga dapat terjadi dan bisa berdampak terhadap berhentinya pembiayaan pendidikan anak.

Latar belakang inilah yang mendorong Prudential Indonesia meluncurkan PRUlink edu protection beberapa waktu lalu di Jakarta. Rinaldi Mudahar, Presiden Direktur Prudential Indonesia menjelaskan, Prudential ingin membantu para orangtua di Indonesia menyiapkan hari depan anak mereka, terutama di bidang pendidikan.

“Membawa anak mendapatkan pendidikan formal yang setinggi mungkin adalah cita-cita orangtua yang sangat penting untuk dilindungi. Kami juga ingin mengingatkan bahwa pendidikan nonformal diperlukan untuk menunjang dan membantu anak-anak dalam menghadapi persaing an yang akan semakin berat di masa yang akan datang.”

Siapkan Langkah Pertama Si Kecil

Setiap pencapaian anak dalam tahapan usia nya menggambar- kan kesuksesan tumbuh kembang anak. Langkah pertama seorang anak menjadi pe nanda dimulainya babak baru dalam masa tumbuh kembangnya, yaitu dimulainya fase belajar berjalan. ”Langkah pertama menjadi momen penting dan pasti diingat. Berjalan adalah tanda di mulainya tahapan baru. Ketika anak berjalan, ini adalah tonggak penting buat anak karena anak mulai bergerak sendiri, mencoba mandiri untuk bergerak ke mana-mana.

Bagi orangtua, momen anak mulai belajar berjalan juga sangat spesial dan menjadi salah satu momen yang ditunggu-tunggu,” jelas psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psi., pada konferensi pers Fisher Price di Gandaria City, beberapa waktu lalu. Fase dimana anak mulai belajar berja lan sendiri pa da dasarnya tidak terjadi begitu saja. Berjalan meru pakan sebuah keteram pilan dimana anak mampu menjaga keseimbangan tubuhnya.

Menjaga Kesehatan Anak Dalam Bencana Asap Bag3

? Jika anak telah terpapar pajanan asap yang parah sampai membutuhkan masker, secepat mungkin bawa anak ke tempat yang terdapat udara lebih bersih. ? Ganti masker bila sudah kotor, ditandai dengan perubahan warna masker atau bernapas melalui masker terasa bertambah sulit.

Baca juga : tes toefl Jakarta

¦ Pemberian Obat dan Oksigen ? Obat yang dapat diberikan meliputi pemberian antiinfl amasi steroid dan pemberian bronkodilator (salbutamol). Pemberian obat–obat tersebut hanya atas indikasi medis dokter dan tidak digunakan dalam jangka panjang. ? Suplementasi oksigen menggunakan kanula nasal, masker, ataupun oksigen dalam kemasan, baik di dalam maupun di luar lingkungan rumah sakit, juga harus sesuai indikasi medis dokter.

? Apabila terdapat penyakit infeksi paru atau serangan asma berat, suplementasi oksigen temporer tidak memberikan manfaat yang optimal selama kualitas udara lingkungan masih buruk sehingga diperlukan penanganan penyakit dasar oleh dokter.

¦ Evakuasi

Evakuasi harus mempertimbangkan kadar paparan asap dibandingkan dengan berdiam di dalam ruangan. Jika dilakukan evakuasi, harus diorganisasi dengan baik agar dapat menghindari makin panjangnya waktu evakuasi serta meningkatnya paparan dari asap. Saat pelaksanaan evakuasi, harus disiapkan juga obat-obatan yang biasa digunakan oleh pasien dan keluarga paling tidak untuk 5 hari.

? Evakuasi ke penampungan berudara bersih (cleaner air shelter): ? Tempat-tempat umum, seperti: sekolah, aula, gedung olahraga, hotel, musala atau masjid, kantor, gedung ser baguna, dapat dipersiapkan menjadi tempat penampung an berudara bersih.

? Penampungan berudara bersih tersebut juga harus dilengkapi dengan sanitasi yang baik, penyediaan air bersih, sarana pembuangan, dan pengelolaan sampah.

? Teknologi pembuatan penampungan berudara bersih bisa ber dasarkan kemampuan lokal dengan cara menutup setiap ventilasi dengan plastik dan melengkapi ruangan dengan sistem penyaringan udara, seperti: air conditioner, air purifi er , atau air humidifi er.

? Evakuasi ke lokasi aman atas indikasi medis: ? Untuk anak dengan kebutuhan medis khusus, misalnya, suplementasi oksigen, ventilator, dan lainnya, evakuasi dilakukan ke lokasi aman yang memiliki kualitas udara baik.

? Anak yang telah dievakuasi ke cleaner air shelter, namun tidak menunjukkan perbaikan gejala atau bahkan memburuk dalam 5 hari, harus dievakuasi lanjutan ke lokasi yang lebih aman dengan kualitas udara baik.

Sumber : pascal-edu.com