Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Pada Jantung Sangat Berisiko

Resiko pembengkakan kelenjar getah bening yang terdapat di dalam tubuh seperti pada jantung memanglah lebih besar ketimbang pembengkakan yang terjadi di bagian dekat dengan kulit seperti pada ketiak.

Hal tersebut merupakan bukti pentingnya menyadari gangguan pada kelenjar getah bening sedini mungkin. Anda bahkan tidak harus menunggu rasa sakit, karena pembengkakan pada kelenjar getah bening di paru-paru hanya mengindikasikan batuh parah.

Pembengkan kelenjar getah bening pada tubuh bagian dalam dapat terjadi karena saluran kelenjar getah bening umum yang ada di seluruh tubuh. Responnya terhadap antigen yang menyebabkan peradangan sistemik, infeksi, atau bahkan kanker.

Karena ada letak kelenjar getah bening yang terdapat jauh di bawah lapisan kulit, tidak ada cara lain selain konsultasi kepada ahlinya apabila Anda mencurigai sesuatu.

Gejala-Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Sebaiknya Anda mendatangi ahli patologi apabila mendapat gejala-gejala seperti adanya pembengkakan pada baian tubuh selama lebih dari dua minggu, mengalami turun berat badan yang tidak wajar, sering berkeringat saat malam hari, merasa kelelahan tidak wajar, dan demam yang tidak kunjung sembuh.

Dan yang perlu Anda perhatikan sebagi gejala pembengkakan kelenjar getah bening adalah jika adanya benjolan tidak bergerak pada kulit yang tumbuh dengan cepat, terutama di bagian tulang selangka atau di bawah leher. Apabila kulit di sekitarnya merah dan meradang, maka bisa jadi itu adalah infeksi kelenjar getah bening.

Jangan ragu untuk memeriksakan diri, karena kelenjar getah bening yang terdiagnosis jarang memerlukan rawat inap. Hal itu tentu mendapat pengecualian apabila kondisi seseorang sudah benar-benar merasakan sakit, sulit bernapas, atau tidak dapat menalan makanan.

Selain penyakit serius seperti kanker, pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat mengindikasikan adanya virus HIV. Jika memang menandakan HIV, maka infeksi yang terjadi tidak menunjukan gejala hingga benar-benar terjangkit virus HIV sehingga tidak memungkinkan untuk dicegah.

Tanda-tanda pembengkakan kelenjar getah bening karena HIV baru dapat diketahui setelah 4 minggu virus masuk. tanda-tanda tersebut berupa demam, sariawan parah, sakit kepala, kelelahan tidak wajar, berkeringat saat malam, ruam, dan sakit tenggorokan.

Itulah pembahasan mengenai letak kelenjar getah bening dan penyebab bengkaknya. Apabila Anda merasakan gejala-gejala ringannya, dapat Anda terapkan pengobatan ringan seperti kompres dengan air hangat dan menghindari tekanan atau benturan.

Namun, jika dirasa tidak ada perubahan, maka sebaiknya Anda mulai berpikir untuk konsultasi kepada dokter ahli patologi dan segeralah melakukan pengobatans secepatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.