ASRock D1800M dan D1900M

Sebagai anggota Bay Trail, kedua prosesor memiliki TDP yang rendah, yaitu 10 W (sebagai perbandingan, Intel Haswell varian terendah memiliki TDP 54 W). J1800 memiliki 2 inti dengan frekuensi hingga 2,58 GHz, sedangkan J1900 berinti 4 dengan frekuensi maksimal 2,41 GHz. Keduanya tidak mendukung HyperThread. Ukuran memory maksimal yang didukung keduanya adalah 8 GB, dengan jenis DDR3L yang dikenal hemat energi dibanding DDR3 biasa. Untuk motherboard sendiri, ASRock melengkapi keduanya dengan dua slot RAM untuk konfigurasi dua channel, 1 slotPCIe 2.0 x16 untuk kartu grafis, 1 port USB 3.0 dan 6 port USB 2.0, serta 2 port SATA2.

Tidak ada yang spesial dari kedua motherboard tersebut, mengingat tujuan pemakaiannya yang sebatas basic computing. Pengujian dilakukan terhadap keduanya untuk melihat potensi maksimal kedua prosesor. Pengujian dilakukan dengan komponen tambahan yang sama, yaitu CorsairVengeance 2×4 GB DDR3 dan WD Caviar Black 1 TB (64 MB cache). Hasilnya, D1900M mencatat hasil yang lebih baik. Ini dikarenakan 2 core tambahan yang dimiliki J1900 terhadap J1800, dan terlihat jelas di benchmarkCinebench (1,78 berbanding 0,93) dan PCMark 8: Home (1409 berbanding 1232). Secara keseluruhan, performa kedua prosesor di masing-masing motherboard tidak begitu mengesankan. Toh, keduanya menyasar kelas kebutuhan ringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.