Pentingnya “Passion” ala NET89

Pentingnya “Passion” ala NET89 – „Dalam membuat sebuah software, perhatian developer sebaiknya tidak terpusat pada pembuatan program saja.“ Baik developer maupun masyarakat awam pasti setuju bahwa membangun sebuah perusahaan yang bergerak di dunia IT bukanlah pekerjaan mudah. Tantangannya tidak hanya terbatas pada proses pendiriannya saja, melainkan tenaga dan waktu. Belum lagi masalah modal. Dalam menjalankan roda perusahaan kita pasti harus memikirkan strategi. Hal ini tak lain agar perusahaan yang kita ciptakan ini dapat bertahan dan berkembang.

Salah satu software developer yang dapat membuktikan pencapaian tersebut adalah SMART InfoSysT. Ievan, Direktur Utama dari SMART InfoSysT menjelaskan kepada CHIP kiat-kiat yang selama ini digunakannya dalam menjalankan bisnisnya. Menurut Ievan, dalam membuat sebuah software, perhatian developer sebaiknya tidak terpusat pada pembuatan program saja. Konsep dan sistem kerja software merupakan hal yang tidak kalah penting. Ievan mencontohkan, ketika membangun sistem akuntansi sebuah hotel dia akan merangkul pihak yang memahami akuntansi dan juga perhotelan.

Hal ini diperlukan agar tidak terjadi kekeliruan saat software sudah jadi karena programmer kurang memahami kebutuhan yang ada. Selain itu, juga diperlukan komunikasi dengan pihak yang terlibat dengan program. “Antara pihak manajemen dengan anak buah sebagai user program misalnya. Mereka umumnya mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda. Keinginan tersebut harus kita akomodasi dengan bijaksana sesuai standar pengendalian internal yang baik,” kata Ievan. Berikutnya, hal yang perlu diperhatikan adalah cara mencari klien atau proyek baru.

Dalam menangani proyek atau klien, developer sebaiknya mencari dan menerima proyek yang memiliki kesamaan dengan yang sudah mereka tangani sebelumnya. Misalkan saja, jika sebelumnya menangani klien yang berkaitan dengan ticketing, maka perlu mencari yang sejenis juga. Hal ini penting dilakukan agar proses pengerjaan dapat berjalan cepat, terlebih bagi perusahaan atau developer yang masih baru. “Karena sudah ada template-nya, untuk proyek berikutnya hanya perlu menyesuaikan saja. Kuncinya adalah mencari proyek yang mirip,“ tambah Ievan. Dari alasan itulah, sebaiknya developer menentukan spesialisasi masing-masing.

Sumber : https://net89.net/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *