Plus-Minus Kekuatan Inkumben Bag7

Aturan itu ada dalam Pasal 11 ayat 1 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Bila angka tersebut tidak tercapai, sesuai dengan ayat 2 akan diadakan pemilihan putaran kedua. Aturan ini menyulitkan inkumben unggul dalam satu putaran jika penantangnya banyak. Kedua, peluang mengalahkan Ahok sangat tergantung siapa penantang yang diusung partai-partai yang berseberangan dengan Ahok.

Jika mereka mengusung calon yang kredibel dan memiliki resonansi yang kuat dengan publik, tentu Ahok akan mendapat rival yang kompetitif di pilkada nanti. Sejauh ini Ahok masih memimpin di puncak klasemen survei lebih karena belum munculnya credible alternative yang mencuri perhatian publik. Sebagian masih sibuk menguliti kelemahan Ahok, tapi gelagapan ketika ditanya siapa fgur yang mereka tawarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *