Plus-Minus Kekuatan Inkumben Bag7

Aturan itu ada dalam Pasal 11 ayat 1 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Bila angka tersebut tidak tercapai, sesuai dengan ayat 2 akan diadakan pemilihan putaran kedua. Aturan ini menyulitkan inkumben unggul dalam satu putaran jika penantangnya banyak. Kedua, peluang mengalahkan Ahok sangat tergantung siapa penantang yang diusung partai-partai yang berseberangan dengan Ahok.

Jika mereka mengusung calon yang kredibel dan memiliki resonansi yang kuat dengan publik, tentu Ahok akan mendapat rival yang kompetitif di pilkada nanti. Sejauh ini Ahok masih memimpin di puncak klasemen survei lebih karena belum munculnya credible alternative yang mencuri perhatian publik. Sebagian masih sibuk menguliti kelemahan Ahok, tapi gelagapan ketika ditanya siapa fgur yang mereka tawarkan.

Sarapan Bergizi, Mual Pun Pergi

Sarapan sering kali sulit dilakukan karena munculnya rasa mual, tak berselera makan, bahkan muntah di pagi hari. Nah, bagaimana menyiasatinya? Wajar memang bila di trimes- ter pertama, mamil mengalami morning sickness yang membuat Mama enggan sarapan. Tetapi, sebaiknya morning sickness jangan sampai membuat Mama menghindari sarapan, ya.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Pasalnya, sarapan memiliki banyak manfaat, baik bagi mamil maupun janin. Bisa dibilang, sarapan adalah waktu makan yang sangat penting karena dapat mengontrol pola makan sepanjang hari. Selain itu, sarapan juga memiliki segudang manfaat lainnya, Ma. Ketika bangun pagi, kadar gula darah berada pada titik yang rendah, karena sistem pencernaan tubuh berhenti bekerja sepanjang malam. Sementara, gula darah adalah bahan bakar bagi otak dan pusat sistem saraf.

Nah, sarapan sehat di pagi hari akan memberikan “suntikan” energi untuk memulai hari dan membantu mengembalikan level gula darah ke batas normal, sehingga otak dapat berfungsi dengan lebih baik dalam bekerja. Kadar gula rendah bisa membuat Mama merasa lesu, mengantuk, kesulitan mengingat informasi, merasa gelisah dan mudah marah, hingga kurang konsentrasi, lo, Ma.

Apalagi untuk mamil yang kerap meng alami mood swing, melewatkan sarapan malah akan membuat mood mamil semakin buruk. Manfaat lainnya, seseorang yang rutin sarapan memiliki kemungkinan lebih kecil (30%) terhindar dari obesitas ketimbang yang tak pernah sarapan. Ini merupakan hasil riset yang dilakukan Dr. Mark Pereira bersama timnya dari Harvard Medical School, Amerika Serikat (AS), pada sekitar 2.500 penduduk AS.

Kemungkinan terkena diabetes dan serangan jantung, juga lebih kecil pada orang yang rutin sarapan. Bila mamil melewatkan sarapan, maka jeda makannya akan menjadi panjang, yaitu dari jam makan malam terakhir hingga jam makan siang. Nah, jeda makan yang panjang selama kehamilan, semisal lebih dari 12 jam, dapat memiliki efek langsung dan jangka panjang pada janin yang sedang berkembang. Mengapa? Karena janin bergantung pada nutrisi yang diperoleh melalui makanan mamil untuk tumbuh kembangnya.

Sumber : https://pascal-edu.com/

Pilkada Dan Koreksi Untuk Ahok Bag4

Keduanya, hingga akhir pekan lalu, belum diajukan partai mana pun. Jakarta dalam lima tahun ke depan adalah kota megapolitan yang semakin kompleks. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional memperkirakan penduduk Ibu Kota pada 2022 akan mencapai 11 juta jiwa. Pertambahan penduduk ini meningkatkan masalah transportasi, permukiman, hingga lapangan pekerjaan. Kesenjangan ekonomi pun diperkirakan membesar. Para penantang Ahok perlu menyiapkan konsep yang jelas untuk menjawab persoalan tersebut.

Konsep itu harus bisa diwujudkan dalam berbagai kebijakan jika kelak mereka terpilih. Pada saat yang sama, mereka dituntut mampu menjalankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik—ditandai antara lain dengan kepatuhan menaati aturan. Munculnya penantang Gubernur DKI inkumben juga positif bagi demokrasi. Persaingan lebih dari dua calon akan melunakkan benturan antar-pendukung.

Tentukan Posisi Bersalin Sekarang

Posisi telentang atau setengah duduk umumnya digunakan saat proses melahirkan. Tetapi, ada juga, lo, posisi lainnya yang mungkin saja membuat Mama lebih nyaman menjalani persalinan. Pada banyak rumah sakit di negara berkembang, umumnya mamil memang melahirkan dengan posisi telentang disebut juga posisi litotomis dan posisi setengah duduk.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Namun, selain kedua posisi tersebut, ada pula posisi lainnya, Ma, semisal, posisi Mongkok, miring, atau posisi bertumpu pada empat tumpuan (kedua lutut kaki dan kedua tangan, seperti merangkak). Salah satu hasil survei Childbirth Connection organisasi nirlaba di Amerika Serikat yang bekerja untuk meningkatkan kualitas perawatan bersalin melalui penelitian, pendidikan, advokasi, dan kebijakan melaporkan, pada 2005-2006, sebanyak 57% mamil di Amerika Serikat (AS) melahirkan dengan posisi litotomi dan 35% melahirkan dalam posisi setengah duduk. Dengan kata lain, 92% mamil di AS memilih antara posisi semi-berbaring atau berbaring dan setengah duduk saat melahirkan. Indonesia hampir mirip dengan di AS.

Posisi litotomi juga kerap digunakan saat proses persalinan. Selain itu, Badan PPSDM Kesehatan Departemen Kesehatan RI di situs resminya mengungkapkan, lebih dari 50% mamil di Indonesia melahirkan dengan posisi setengah duduk. Sisanya, kurang dari 40% memilih posisi miring dan kurang dari 10% melahirkan dalam posisi Mongkok. MEMUDAHKAN PENOLONG PERSALINAN Meski sering digunakan dalam proses persalinan, ternyata posisi litotomi tidak memiliki latar belakang studi ilmiah, lo, Ma.

Terbukti, dalam laporan penelitian Lauren Dundes, MHS, yang berjudul “The Evolution of Maternal Birthing Position), dijelaskan bahwa posisi melahirkan sambil berbaring dan mengangkat kaki (litotomi) tidak memiliki latar belakang studi ilmiah. Laporan yang dipublikasikan dalam American Journal oI Public Health 1987 ini mengungkapkan, posisi tersebut semata-mata dilakukan demi memudahkan penolong persalinan untuk memeriksa vagina dan menangani persalinan. Pantas saja, ya, Ma, ketika akan melahirkan, penolong persalinan, seperti dokter dan bidan, akan meminta mamil untuk berbaring atau setengah duduk. Tak lain karena karena posisi tersebut memudahkan dokter/bidan dalam memeriksa kondisi bukaan jalan lahir, seberapa jauh penurunan kepala janin, dan sebagainya.

Sumber : https://pascal-edu.com/