Akibat Tergiur Rayuan Opa bag4

Sidang ketiga kasus itu dijadwalkan pada Selasa pekan ini. Pada sidang pertama kasus tersebut ber langsung, 23 Februari 2017, wakil Australia tidak datang. Sidang berikutnya, 30 Mei 2017, datang surat berkop Makarim & Taira. Isi surat itu menyatakan Australia tak bisa diadili di pengadilan perdata di Indonesia.

Seorang pegawai di frma hukum itu saat ditemui pada Kamis pekan lalu tak bersedia mengkonfrmasi surat tersebut. Pengacara senior Makarim & Taira, Nono Anwar Makarim, saat ditanyai soal ini mengatakan, ”Saya dalam dua tahun belakangan ini tidak memegang perkara. Karena itu, saya tidak tahu siapa yang melaksanakan kasus dan apakah benar M&T (Makarim & Taira) adalah pengacaranya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *