Ikut Kelas Laktasi untuk Mamil

Tahukah, Mama? Kunci utama dalam proses menyusui ada lah rasa percaya diri bahwa Mama mampu menyusui dan ASI-nyalah yang terbaik untuk bayi. Rasa percaya diri itu bisa Mama dapatkan dengan bekal pengetahuan yang cukup tentang menyusui sehingga tak mudah terhanyut pada pendapat orang yang belum tentu benar.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Oleh karena itu, Mama dianjurkan untuk mengikuti kelas laktasi saat kehamilan masuk trimester tiga nanti. WHO sendiri menyarankan para mama untuk melakukan 7 kali pertemuan dengan konselor menyusui demi kesuksesan pemberian ASI Eksklusif. Namun, setidaknya Mama bisa mengambil 2 kali pertemuan saat hamil, yaitu di usia kehamilan 28 dan 36 minggu.

  • Konsultasi di kehamilan 28 minggu, Mama akan mendapatkan informasi mengenai anatomi payudara dan anatomi mulut bayi, proses produksi dan pengeluaran ASI, manfaat menyusui, teknik menyusui yang benar, IMD (Inisiasi Menyusu Dini), hingga mitos seputar ASI dan menyusui.
  • Konsultasi di kehamilan 36 minggu, Mama dapat berdiskusi tentang kekhawatiran, keinginan, dan harapan tentang menyusui kepada konselor. Selain itu, biasanya juga akan dilakukan simulasi menyusui menggunakan boneka, agar Mama dapat berlatih cara memosisikan bayi pada payudara. Faktor lain yang tak kalah penting untuk menyukseskan pemberian ASI eksklusif ialah dukungan penuh dari keluarga. 8ntuk itu, sebaiknya keluargasdalam hal ini adalah pasangansMuga hadir dalam kelas laktasi yang Mama ikuti.

Mama yang baru melahirkan biasanya merasa letih, sehingga peran keluarga untuk mendukung pemberian ASI sangat besar, yaitu dengan cara memberikan support secara mental dan membantu mengasuh bayi jika diperlukan. Papa perlu terlibat dalam proses pengasuhan anak, termasuk menyusui. Papa perlu membekali diri dengan pengetahuan mengenai menyusui, perangai bayi baru lahir, hingga cara merawat bayi. Semua bisa Papa dapatkan melalui kelas laktasi dan pertemuan dengan konselor menyusui serta mencari informasi dari buku atau artikel yang terpercaya.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *