Menanti Kembalinya Ponsel Nokia di Pasaran bersama autotrade gold

Menanti Kembalinya Ponsel Nokia di Pasaran bersama autotrade gold

Setelah unit bisnis ponselnya dibeli Microsoft, Nokia tetap eksis sebagai persahaan dengan mengembangkan unit bisnis di bidang penyediaan prasarana jaringan, pemetaan, dan lisensi teknologi. Sebelum unit bisnis ponsel Nokia diakuisisi, Nokia terikat perjanjian dengan Microsoft dengan mengembangkan ponsel berbasis windows phone semata. ini adalah prakarsa Stephen Elop, head of the Business division Microsoft yang lantas memegang tampuk pimpinan Nokia pada 2010. Saat itu perusahaan ini tengah gonjang-ganjing diterpa badai smartphone. Elop menjadi cEo Nokia pertama yang bukan berasal dari Finlandia.

dua tahun kemudian, Elop berhasil menggandengkan bisnis Nokia dengan Microsoft dan mengembangkan seri Lumia. setelah bisnis unit ponsel Nokia ada di bawah Microsoft, Elop mengepalai unit ini sebagai Executive Vice president devices & Services dari Microsoft. Berdasarkan perjanjian dengan Microsoft pula, Nokia dilarang membuat ponsel hingga desember 2015. Bisnis ponsel dilarang, Nokia lantas bereksperimen dengan tablet bersistem operasi Android, Nokia N1. Meski belum resmi diluncurkan, Nokia mengklaim produknya ini mendapat respons positif. Mungkinkah tablet ini menjadi langkah awal Nokia kembali melejit di kancah bisnis seluler? Apalagi dengan diperbolehkannya Nokia untuk memproduksi ponsel kembali di akhir 2015. Kita nantikan saja.

Pameran Penting 2015

Ketika untuk pertama kalinya CES (Con sumer Electronic Show) digelar di New York pada 1967, tidak ada Facebookdan Google, bahkan tidak ada jaringan Internet. Namun acara itu sudah didatangi 17.500 pengunjung. Beberapa penemuan teknologi penting disajikan di sini untuk pertama kalinya, seperti perekam video yang pertama (VCR) pada tahun 1970, CD player pertama pada tahun 1981 atau DVD pada tahun 1996. Sejak saat itu banyak pameran sejenis digelar, namun hanya beberapa yang mendapat perhatian dari pengunjung. Dua pameran dagang paling penting adalah di Jerman, IFA di Berlin dan Gamescom di Cologne.

Bahkan sekarang hampir 100.000 pengunjung mendatangi IFA melebihi jumlah pengunjung yang datang ke CES. Event Gamescom, pameran game computer terbesar di dunia menduduki posisi teratas dengan jumlah pengunjung 335.000 orang. Namun jumlah pengunjung terus menyusut. Ajang pameran IT terbesar dunia CeBIT pun kini kehilangan banyak pengunjung ( lihat grafik kanan). Menyusul adalah Ajang konferensi khusus tentang Apple, Apples Worldwide Developer Confrence. Hingga beberapa tahun yang lalu produk baru Apple masih di sajikan pada event Macworld, yang merupakan salah satu ajang pameran Mac paling sukses. Lalu, apakah CES akan bernasib sama? Berkurangnya jumlah pengunjung?

sumber : autotradegold.space

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *