Restu Janggal Dari Marsekal bag2

Monsadak Jasw juga mengakui hadir. Soal materi pertemuan, ia memilih tidak berkomentar. ”Tanya yang lain saja,” katanyapada Kamis pekan lalu. Menurut salinan berita acara penjelasan tender radar yang diperoleh Tempo, pertemuan itu dihadiri petinggi dan staf sembilan perusahaan. Sembilan perusahaan itu adalah Weibel, Indra, Thales, Spettechno, Northrop Grumman Corporation Electronic (Amerika Serikat), Lockheed Martin Corporation (Amerika Serikat), Leonardo S.p.A (Italia), Harris (Amerika Serikat), dan China Electronic Technology Corporation.

Thales diwakili Bruno Baroux, Vice President Sales and Business Development, dan Ahmad Riyad, Direktur Utama PT CITAC, agen Thales di Indonesia. Selama dua jam pertemuan, menurut salah satu peserta pertemuan, Thales sama sekali tidak mengeluarkan komentar. Ahmad Riyad, kata dia, hanya tampak beberapa kali bertepuk tangan di bawah meja ketika satu per satu anggota tim pengadaan selesai memaparkan presentasi. Sedangkan dari pihak Kementerian Pertahanan dan TNI Angkatan Udara, jumlahnya mencapai belasan orang.

Di antaranya Kepala Subdinas Radar TNI yang juga wakil ketua pengadaan Kolonel Kotot Sutopo Aji, Kepala Bidang Matra Udara Kementerian Pertahanan dan sekretaris pengadaan Kolonel Warajiman, serta Kepala Pusat Pengadaan Kementerian Pertahanan sekaligus kepala pengadaan radar Marsekal Pertama Didi Dipo Issangko. Posisi duduk peserta dan tim pengadaan dibuat seperti huruf U. Perwakilan perusahaan dan tim pengadaan berhadapan di sisi barat dan timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *