Menjaga Kesehatan Anak Dalam Bencana Asap Bag3

? Jika anak telah terpapar pajanan asap yang parah sampai membutuhkan masker, secepat mungkin bawa anak ke tempat yang terdapat udara lebih bersih. ? Ganti masker bila sudah kotor, ditandai dengan perubahan warna masker atau bernapas melalui masker terasa bertambah sulit.

Baca juga : tes toefl Jakarta

¦ Pemberian Obat dan Oksigen ? Obat yang dapat diberikan meliputi pemberian antiinfl amasi steroid dan pemberian bronkodilator (salbutamol). Pemberian obat–obat tersebut hanya atas indikasi medis dokter dan tidak digunakan dalam jangka panjang. ? Suplementasi oksigen menggunakan kanula nasal, masker, ataupun oksigen dalam kemasan, baik di dalam maupun di luar lingkungan rumah sakit, juga harus sesuai indikasi medis dokter.

? Apabila terdapat penyakit infeksi paru atau serangan asma berat, suplementasi oksigen temporer tidak memberikan manfaat yang optimal selama kualitas udara lingkungan masih buruk sehingga diperlukan penanganan penyakit dasar oleh dokter.

¦ Evakuasi

Evakuasi harus mempertimbangkan kadar paparan asap dibandingkan dengan berdiam di dalam ruangan. Jika dilakukan evakuasi, harus diorganisasi dengan baik agar dapat menghindari makin panjangnya waktu evakuasi serta meningkatnya paparan dari asap. Saat pelaksanaan evakuasi, harus disiapkan juga obat-obatan yang biasa digunakan oleh pasien dan keluarga paling tidak untuk 5 hari.

? Evakuasi ke penampungan berudara bersih (cleaner air shelter): ? Tempat-tempat umum, seperti: sekolah, aula, gedung olahraga, hotel, musala atau masjid, kantor, gedung ser baguna, dapat dipersiapkan menjadi tempat penampung an berudara bersih.

? Penampungan berudara bersih tersebut juga harus dilengkapi dengan sanitasi yang baik, penyediaan air bersih, sarana pembuangan, dan pengelolaan sampah.

? Teknologi pembuatan penampungan berudara bersih bisa ber dasarkan kemampuan lokal dengan cara menutup setiap ventilasi dengan plastik dan melengkapi ruangan dengan sistem penyaringan udara, seperti: air conditioner, air purifi er , atau air humidifi er.

? Evakuasi ke lokasi aman atas indikasi medis: ? Untuk anak dengan kebutuhan medis khusus, misalnya, suplementasi oksigen, ventilator, dan lainnya, evakuasi dilakukan ke lokasi aman yang memiliki kualitas udara baik.

? Anak yang telah dievakuasi ke cleaner air shelter, namun tidak menunjukkan perbaikan gejala atau bahkan memburuk dalam 5 hari, harus dievakuasi lanjutan ke lokasi yang lebih aman dengan kualitas udara baik.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *